Wanita
kelahiran Pematang Siantar Sumatra Utara ini merupakan lulusan Swinburne University of Technology, Melbourne, Australia.
Pribadinya yang disiplin, kreatif, dinamis, konsisten, pekerja keras serta
loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan mampu mengantarkan karirnya pada gerbang
kesuksesan di berbagai bidang bidang yang dijalaninya.
Meraih kesuksesan dan mengukir nama di industri retail setelah
berkarier selama lebih dari sepuluh tahun, mampu
membuat Frances Jaclyn Halim kemudian
'menyebrang' ke dunia properti dan real estate untuk menjajak sektor properti dengan Agung
Podomoro Land. Jaclyn bertanggung jawab penuh atas divisi Marketing di mall
Senayan City.
Dengan berbagai pengalaman yang dimilikinya, Jaclyn selalu memusatkan
perhatiannya kepada ideas developing with passion. Hal inilah
yang membuatnya berada pada posisinya sekarang. Dunia marketing baginya adalah dunia yang harus mampu
melakukan berbagai terobosan baru untuk menciptakan hal yang berbeda agar mampu
menarik perhatian customers. Yang
selalu ada di benaknya mengenai ide bisnis adalah, what can we do with
passion? Karena selain kreatif, passion
merupakan faktor penting yang akan membuat seseorang bertahan berada di dunia
marketing. Seseorang harus mampu mengejar passion-nya.
Untuk melakukan pekerjaan apapun itu harus dilakukan dengan passion, sehingga
semua hasil yang dicapai akan sesuai dengan apa yang ditargetkan. Jika anda
mempunyai passion, anda
akan mampu untuk multitasking. “You can work it out!”, begitu paparnya.
Sebelum bersama Agung Podomoro Land, Jaclyn telah lebih dulu
bergabung dan berbagi kreatifitasnya dengan Metrox group dan bertanggung jawab
untuk 15-20 brands, yang
kebanyakan internasional brands, inhouse brand seperti Wakai dan The Little Things
She Needs merupakan dua brands yang
berhasil ia bawa kedalam kesuksesan. Untuk Wakai sendiri Jaclyn memulainya dari brainstorming dengan bos untuk ide-ide baru,
strategi sales, sampai expansion hingga 50 toko yang ada di
Singapore, Malaysia, Filipina, dan Taiwan. Sebelumnya juga Jaclyn sempat bekerja
di X (SML) selama 8-9 tahun, jadi basically pengalamannya di dunia retail
kurang lebih selama 13 – 14 tahun.
Selama 2 bulan
terakhir ini terakhir ini jaclyn mencoba kembali membangun kesuksesannya
bersama industri proterti, dan menduduki posisi sebagai General Manager
Marketing. Ini merupakan masa-masa sulit dalam beradaptasi dimana ia terkadang
dituntut untuk bekerja hingga pukul 10 malam. Untuk sedikit mengurangi stress
dan rasa lelah dalam bekerja, biasanya ia mengkonsumsi kopi. She’s a very coffee person. Dalam satu
hari jaclyn mampu menghabiskan 3 – 5 cangkir kopi. Kopi yang ia konsumsi adalah
kopi jenis Americano. Bahkan kebiasaan
ini terbawa saat jaclyn melakukan traveling.
Ia akan selalu mempunyai waktu untuk melakukan coffee shopping.
Mengapa mencoba berkarir di dunia industri properti dan real estate? Karena pada awalnya, jaclyn
sedang terlibat dengan iconography
Kuningan City yang masih merupakan satu grup dengan Agung Podomoro Land.
Dan kebetulan saja sebenarnya dari kecil
cita-cita Jaclyn ingin menjadi seorang director, untuk bekerja di
gedung besar. Jadi secara tidak langsung Agung Podomoro Land telah mewujudkan
cita-cita masa kecilnya itu. Selain itu pada saat yang hampir bersamaan Jaclyn
juga mendapat banyak tawaran lain dari perusahaan di industri retail. Tapi menurutnya, itu
tidak fair, karena mungkin
tadinya ia sudah banyak menjatuhkan kompetitornya. Masa iya, sekarang ia harus bekerja
untuk mereka? Sehinnga iapun lebih memilih langsung lompat ke bidang industri lain, begitu
pikir wanita yang senang berpenampilan classic
ini.

No comments:
Post a Comment