Sunday, November 15, 2015

Frances Jaclyn Halim, Workaholic dengan “ideas developing with passion” hingga 5 cangkir kopi sehari..



Wanita kelahiran Pematang Siantar Sumatra Utara ini merupakan lulusan Swinburne University of Technology, Melbourne, Australia. Pribadinya yang disiplin, kreatif, dinamis, konsisten, pekerja keras serta loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan mampu mengantarkan karirnya pada gerbang kesuksesan di berbagai bidang bidang yang dijalaninya.
Meraih kesuksesan dan mengukir nama di industri retail setelah berkarier selama lebih dari sepuluh tahun, mampu membuat Frances Jaclyn Halim kemudian 'menyebrang' ke dunia properti dan real estate untuk menjajak sektor properti dengan Agung Podomoro Land. Jaclyn bertanggung jawab penuh atas divisi Marketing di mall Senayan City.
Dengan berbagai pengalaman yang dimilikinya, Jaclyn selalu memusatkan perhatiannya kepada  ideas developing with passion. Hal inilah yang membuatnya berada pada posisinya sekarang. Dunia marketing baginya adalah dunia yang harus mampu melakukan berbagai terobosan baru untuk menciptakan hal yang berbeda agar mampu menarik perhatian customers. Yang selalu ada di benaknya mengenai ide bisnis adalah, what can we do with passion? Karena selain kreatif, passion merupakan faktor penting yang akan membuat seseorang bertahan berada di dunia marketing. Seseorang harus mampu mengejar passion-nya. Untuk melakukan pekerjaan apapun itu harus dilakukan dengan passion, sehingga semua hasil yang dicapai akan sesuai dengan apa yang ditargetkan. Jika anda mempunyai passion, anda akan mampu untuk multitasking. “You can work it out!”, begitu paparnya.
Sebelum bersama Agung Podomoro Land, Jaclyn telah lebih dulu bergabung dan berbagi kreatifitasnya dengan Metrox group dan bertanggung jawab untuk 15-20 brands, yang kebanyakan internasional brands, inhouse brand seperti Wakai dan The Little Things She Needs merupakan dua brands yang berhasil ia bawa kedalam kesuksesan. Untuk Wakai sendiri Jaclyn memulainya dari brainstorming dengan bos untuk ide-ide baru, strategi sales, sampai expansion hingga 50 toko yang ada di Singapore, Malaysia, Filipina, dan Taiwan. Sebelumnya juga Jaclyn sempat bekerja di X (SML) selama 8-9 tahun, jadi basically pengalamannya di dunia retail kurang lebih selama 13 – 14 tahun.
 Selama 2 bulan terakhir ini terakhir ini jaclyn mencoba kembali membangun kesuksesannya bersama industri proterti, dan menduduki posisi sebagai General Manager Marketing. Ini merupakan masa-masa sulit dalam beradaptasi dimana ia terkadang dituntut untuk bekerja hingga pukul 10 malam. Untuk sedikit mengurangi stress dan rasa lelah dalam bekerja, biasanya ia mengkonsumsi kopi. She’s a very coffee person. Dalam satu hari jaclyn mampu menghabiskan 3 – 5 cangkir kopi. Kopi yang ia konsumsi adalah kopi jenis Americano. Bahkan kebiasaan ini terbawa saat jaclyn melakukan traveling. Ia akan selalu mempunyai waktu untuk melakukan coffee shopping.
Mengapa mencoba berkarir di dunia industri properti dan real estate? Karena pada awalnya, jaclyn sedang terlibat dengan iconography Kuningan City yang masih merupakan satu grup dengan Agung Podomoro Land. Dan kebetulan saja sebenarnya dari kecil cita-cita Jaclyn ingin menjadi seorang director, untuk bekerja di gedung besar. Jadi secara tidak langsung Agung Podomoro Land telah mewujudkan cita-cita masa kecilnya itu. Selain itu pada saat yang hampir bersamaan Jaclyn juga mendapat banyak tawaran lain dari perusahaan di industri retail. Tapi menurutnya, itu tidak fair, karena mungkin tadinya ia sudah banyak menjatuhkan kompetitornya. Masa iya, sekarang ia harus bekerja untuk mereka? Sehinnga iapun lebih memilih langsung lompat ke bidang industri lain, begitu pikir wanita yang senang berpenampilan classic  ini.

No comments:

Post a Comment